:::: MENU ::::
  • Tabligh Akbar Aksi Solidaritas Dukungan Untuk Muslim Rohingya

  • Latihan Fisik Bibit Muda KOKAM (Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah)

  • Aksi Peduli Muslim Rohingya Oleh Angkatan Muda Muhammadiyah Duri

  • Latihan Beladiri Tapak Suci Oleh Angkatan Muda Muhammadiyah

Wednesday, September 13, 2017


Dari kanan : Dahnil Anzar Simanjuntak(ketua umum pemuda muhammadiyah dan Andi Rahman Ketua Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Mandau)

PCPM-Mandau-- Belakangan ini sosok Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak ini sangat banyak di kagumi oleh  para pemuda, terutama Pimpinan Cabang Pemuda Muhammadiyah Kec.Mandau Kab.Bengkalis yaitu Andi Rahman.

"Bang Anin memiliki sesuatu yang berbeda untuk pemuda Muhammadiyah yaitu nalar baru itu adalah cara pandang baru tentang gerakan dakwah dan sosial, Hal itu Disampaikan dalam visi dan misi waktu beberapa tahun lalu" ungkap Andi

Karena itu, Pemuda Muhammadiyah harus fokus pada gerakan sosial dan dakwah yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Pemuda Muhammadiyah harus mampu menawarkan solusi atas persoalan yang ada.

Selain aktif di Muhammadiyah, Bang Anin juga tergabung di beberapa organisasi lainnya, bahkan di tingkat di internasional. Saat ini dia menjabat sebagai President Religion for Peace Asia and Pacific Youth Interfaith Network (RfP-APYIN). Dosen tetap Fakultas Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa, Serang, Banten ini juga dikenal sebagai pengamat ekonomi-politik dan penggiat antikorupsi yang kerap tampil di berbagai media cetak dan elektronik nasional.

Pada dasarnya Muhammadiyah mewajibkan moto "Hidup-hidupilah Muhammadiyah tapi jangan mencari hidup Muhammadiyah. 

Dan Andi juga berharap Partai Antikorupsi yang telah dibentuk bisa di lakukan di kec.Mandau ini karena Partai Antikorupsi tersebut bukan berbentuk partai politik organik, melainkan berupa jejaring antikorupsi yang memberikan perhatian khusus kepada penyiapan dan pembinaan kader-kader muda politik, serta 
Partai Antikorupsi merupakan institusi berbasis pendidikan politik, yang dibentuk untuk membangun integritas melalui pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan.

Mereka yang telah lulus dan teruji memiliki integritas dipersilakan untuk memilih gerakan politik sebagai salah satu usaha mewujudkan partai politik yang bersih dan bebas dari praktik dan watak koruptif.

Politik bukan jalan yang kotor tetapi harus dilihat sebagai jalan kemuliaan untuk memajukan peradaban dengan mengupayakan pencegahan terkait pemberantasan korupasi.(KM)
Tetap Menjalin Ukhuwah Islamiyah Hubungi Kami